Ya Tuhanku sesungguhnya aku memerlukan sesuatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku
aku ikhlas, aku sabar, aku pasrah :’)
Pernahkah ?
Saat kau duduk santai dan menikmati harimu, tiba-tiba kamu terpikirkan ingin berbuat sesuatu kebaikan untuk seseorang?
Itu adalah Allah…
Yang sedang berbicara denganmu dan mengetuk hatimu…
(QS 4:114 , 2:195 , 28:77)
Pernahkah…
Saat kau sedang sedih… kecewa…
tetapi tidak ada orang di sekitarmu yang dapat kau jadikan tempat curahan hati?
Itulah saatnya dimana Allah… Sedang rindu padamu dan ingin
agar kamu berbicara padaNYA…
(QS 12:86)
Pernahkah…
Kamu tanpa sengaja memikirkan seseorang yang sudah lama tidak bertemu dan tiba-tiba orang tersebut muncul atau kamu bertemu dengannya atau menerima telepon darinya?
Itu adalah Kuasa Allah yang sedang menghiburmu.
Tidak ada namanya kebetulan…
(QS 3:190-191)
Pernahkah…
Kamu mengharapkan sesuatu yang tidak terduga… yang selama ini kamu inginkan… tapi rasanya sulit
untuk didapatkan?
Itu adalah Allah…
Yang mengetahui
dan mendengar suara batinmu… Dan hasil dari benih kebaikan yang anda taburkan sebelumnya
(QS 65:2-3)
Pernahkah…
Kau berada dalam situasi yang buntu… semua terasa begitu sulit… begitu tidak menyenangkan… hambar… kosong… bahkan menakutkan ?
Itu adalah saat di mana Allah mengijinkan kamu diuji, supaya kamu menyadari KeberadaanNYA. Dan Allah ingin mendengar rintihan dan doamu. Karena DiA tahu kamu sudah mulai melupakanNYA dalam kesenangan…
(QS 47:31 , 32:21)
Sering Allah mendemonstrasikan KASIH dan KUASANYA di dalam area, dimana saat manusia merasa dirinya tak mampu.
Apakah kau pikir tulisan ini hanya iseng terkirim padamu…?
TIDAK! Sekali lagi TIDAK ada yang kebetulan…
Beberapa menit ini tenangkanlah dirimu…
Rasakan kehadiran-Nya…
Dengarkan suara-Nya yang berkata:
“Jangan Khawatir,
AKU ada disini bersamamu..!”
(QS 2:214 , 2:186, 50:16)
Tersenyumlah sahabat hatiku
Maha benar اَللّهُ dng segala firmanNya O:)
semua yang aku posting, daoetnya dari sini nih » http://hani7kids.wordpress.com/page/2/?blogsub=confirmed
terimakasih bunda, ummi :D
Jangan Salah Memilih Teman!
Kriteria Seorang Teman
Para ulama juga telah menyebutkan kriteria-kriteria yang harus dipenuhi oleh seorang teman (sahabat). Ibn al-Jauzi menyebutkan lima kriteria seorang teman:
Pertama, Hendaknya ia seorang yang berakal.
Kedua, Berakhlak baik.
Ketiga, Tidak fasik.
Keempat, Bukan ahli bid’ah.
Kelima, Tidak ambisius terhadap dunia. (Mukhtasar Minhaj al-Qashidin, 91/92)
Ibn al-Qayyim juga meriwayatkan dari para ulama enam sifat dan manfaat bergaul dengan orang-orang yang shalih, yaitu:
1. pindah dari ragu menjadi yakin,
2. Pindahdari Riya` menjadi ikhlash,
3. Pindah dari lalai menjadi ingat,
4. Pindah dari suka dunia menjadi suka akhirat,
5. Pindah dari sombong menjadi Tawadhu dan
6. Pindah dari niat yang buruk menjadi nasehat.
(Syarh al-Asbab, hal.146)
AYAH
Sosok dia yang
terkadang kita lupakan,
penuh kasih sayang dan pengorbanan untuk kita.
Dia memiliki hati yang lembut
tapi selalu terlihat sangat kuat di hadapan kita.
Dia adalah”AYAH”
Kadang dalam sebuah
keluarga,
kita sebagai anak
sering kali lebih dekat dengan Ibu
bahkan Kakak atau
Adik,
dibandingkan dengan Ayah.
Tahukah kita
bagaimana sesungguhnya Ayah
dibalik sikap tegasnya?
Saat kita bermain sampai larut,
Ayahlah
yang menyuruh Ibu menelpon kita.
Saat kita menangis,
Ayahlah
yangmeminta ibu
bertanya kenapa
pada kita.
Saat kita ulang tahun,
Ayahlah
orang yang mati-matian bekerja
untuk membeli hadiah
walau mungkin…
hanya sebuah kue kecil.
Saat kita sakit,
Ayahlah
orang yang berusaha mencari dokter
walau hujan atau apapun.
Saat kita lupa ibadah,
Ayahlah
orang yang tak bosan
mengingatkan kita
Agar senantiasa
Mendekat pada Sang Pencipta
Saat kita terluka,
Ayahlah
orang yang mampu menggendong kita.
Saat kita tumbuh dewasa,
Ayahlah
yang menyelipkan nama kita
dalam doanya.
Saat kita menikah kelak,
Ayahlah
orang yang paling tak rela
kehilangan kita.
Tapi mengapa Ayah selalu terlihat cuek?
karena…
Ayah tidak ingin terlihat lemah
oleh anaknya,
Ayah menangis
saat menyendiri
dan terlihat kuat
saat bersama anaknya.
Dan Ayah..
hanya mengeluh kepada Tuhan.
Andai Tuhan bicara
dengan Ayah kita,
“Anakmu akan Ku panggil”,
mungkin Ayah akan menjawab
“Tukarlah nyawaku dengan nyawanya, aku ikhlas”.
Kadang kita menghormati Ayah
hanya karena rasa takut,
Seringkali kita lebih mudah bercerita masalah
kepada Ibu
dibandingkan Ayah.
Sesungguhnya
dibalik keras kepala Ayah,
tersimpan hati
yang sangat lembut.
Selagi ada kesempatan,
banggakanlah dia,
teruslah membuatnya
tersenyum.
Peluklah Ayahmu
karena dia terkadang tak mampu
mengalahkan egonya.
Hargai,
hormati,
dan cintailah
Ayahmu
melebihi cinta
pada
diri kita sendiri.
Aku mencintaimu, Ayah..:’(
Di jeda fajar,
Tatkala para Ayah menuntaskan munajatnya.
ketika kita mengeluh
Ketika kita mengeluh : “Ah mana mungkin…..”
Allah menjawab : “Jika AKU menghendaki, cukup Ku berkata “Jadi”, maka jadilah (QS. Yasin ; 82)
… … … Ketika kita mengeluh : “Capek banget gw….”
Allah menjawab : “…dan KAMI jadikan tidurmu untuk istirahat.” (QS.An-Naba :9)
Ketika kita mengeluh : “Berat banget yah, gak sanggup rasanya…”
Allah menjawab : “AKU tidak membebani seseorang, melainkan sesuai kesanggupan.” (QS. Al-Baqarah : 286)
Ketika kita mengeluh : “Stressss nih…Panik…”
Allah menjawab : “Hanya dengan mengingatku hati akan menjadi tenang”. (QS. Ar-Ro’d :28)
Ketika kita mengeluh : “Yaaaahh… ini mah semua bakal sia-sia..”
Allah menjawab :”Siapa yang mengerjakan kebaikan sebesar biji dzarah sekalipun, niscaya ia akan melihat balasannya”. (QS. Al-Zalzalah :7)
Ketika kita mengeluh : “Gile aje..gw sendirian..gak ada seorangpun yang mau bantuin…”
Allah menjawab : “Berdoalah (mintalah) kepadaKU, niscaya Aku kabulkan untukmu”. (QS. Al-Mukmin :60
Ketika kita mengeluh : “ Duh..sedih banget deh gw…”
Allah menjawab : “La Tahzan, Innallaha Ma’ana. Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita:. (QS. At-Taubah :40)
ketika kita semua yg mulai galau atas perhatian Allah yg serasa jauh dari kita padahal sebaliknya Allah dekat selalu (QS. Al-Baqarah 186) ({})
Untukmu Anakku
Nak..
Ibu tak punya banyak cerita untuk hidupmu,
tapi Ibu punya pesan yang ingin disampaikan
untuk hidupmu..
Esok jika engkau tak lagi di sisi Ibu,
ketahuilah nak..
bahwa dunia ini…
tak selembut belai yang pernah engkau rasa,
tak sehangat keluarga yang pernah engkau punya.
Tapi yakinlah nak..
jika engkau menjaga-Nya di hatimu
maka Dia akan menjagamu juga dalam perlindungan Maha Kuat.
Jika engkau mencintai-Nya
maka Dia akan mbuat makhluk-Nya mencintaimu juga.
Esok jika engkau tak lagi di sisi ibu,
ketahuilah nak..
ada beragam orang yang akan engkau temui
dan mereka punya sisi indah sendiri
yang bisa engkau nikmati.
Jangan jauhi mereka karena kekasarannya
karena ketika itu engkau akan belajar untuk kuat.
Jangan jauhi mereka karena kelemahannya
karena ketika itu engkau akan belajar untuk lembut. Jangan jauhi mereka karena kuasanya
karena ketika itu engkau akan belajar untuk bijak,
dan jangn jauhi mereka karena ketidakberdayaannya karena ketika itu engkau akan blajar untuk bangkit.
Nak..
jadilah pembelajar sejati
yang menjadikan ayat-ayat-Nya sebagai tanda.
Engkau tak harus duduk di belakang meja untuk belajar banyak hal
karena kebanyakan hal yang harus engkau pelajari
sudah disediakan-Nya di sekitarmu.
Jika esok engkau berkenalan dengan pencopet
maka belajarlah untuk bergerak lincah.
Jika esok engkau berkenalan dengan maling
maka belajarlah tepat waktu.
Jika esok engkau berkenalan dengan koruptor
maka belajarlah tentang taktik dan loby.
Jika esok engkau berkenalan dengan teroris
maka belajarlah untuk teliti dan hati-hati.
Jika esok engkau berkenalan dengan pandai besi
maka belajarlah untuk tekun.
Jika esok engkau berkenalan dengan prajurit-Nya
maka belajarlah untuk istiqomah.
Itulah hidup,
selalu indah jika engkau bisa menemukan sudut terbaik untuk engkau menatap..
dan ketahuilah nak
bahwa Rabb adalah ‘pendidik’ Maha Pintar
yang bisa menjawab semua tanyamu,
semua ragumu
dan semua rasa ingin tahumu.
Percayalah nak…
Dia mennjadikan semua itu
sebagai media pembelajaran
sebagai alat untukmu belajar memilah
bahwa dari satu entitas
ada hal yg Dia sukai dan hal yg Dia benci..
jadi ambillah apa yg Dia ingin untuk kau pelajari
dan tinggalkan apa yg tidak Dia sukai.
Ingatlah!
bahwa Dia tidak menciptakanmu
kecuali….
untuk menyembah-Nya.
mimpi
Pikiran adalah memori bawah sadar. Batin ini kadang tdak sejalan dengan hati, batin kadang berkata aku tertarik, tetapi hati mengatakan aku jauh dengan dia dan akhirnya berbuah dalam mimpi yg berturut- turut.
There isn’t a more beautiful word other than ALLAH
No better example than RASULULLAH
No truth more authentic than ISLAM
No sound more melodious than ADHAN
No charity that purify more than ZAKAT
No encyclopedia wiser than CORAN
No exercise healthier than SALAT
No diet better than SAUM
No trip more desirable than HAJJ
Islam is beautiful and pregnant ♥
– (via nikkirani)(Source: randomhijabi)
Via Random Hijabi Diary!


